Mattis Menolak Ancaman Balas Dendam Iran Saat Ketegangan Meningkat

Mattis Menolak Ancaman Balas Dendam Iran Saat Ketegangan Meningkat

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis pada hari Senin membantah kabar bahwa mereka akan melakukan pembalasan kepada Iran setelah serangan mematikan pada Sabtu di sebuah parade militer di barat daya Iran dan beliau mengatakan bahwa itu “menggelikan” bagi Teheran yang menuduh keterlibatan Amerika Serikat. Pemimpin tertinggi dari Iran, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa pada hari Senin pasukan penyerang yang menewaskan 25 orang saat parade militer telah dibayar oleh pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Mattis mengatakan bahwa ancaman Iran tidak terlalu diperdulikan.

Di kota barat daya Ahvaz, ribuan orang memenuhi jalan-jalan untuk meratapi para korban serangan Sabtu, banyak meneriakkan “Kematian bagi Israel dan Amerika”. Dua belas anggota Korps Garda Revolusi Islam elit termasuk di antara yang tewas. Peti mati yang dibungkus dengan bendera, dibawa oleh pelayat. Banyak yang memegang foto seorang anak laki-laki berusia empat tahun yang tewas dalam insiden itu, salah satu serangan terburuk terhadap pasukan militer terkuat Iran. Kementerian Intelijen Iran mengatakan sekitar 22 orang telah ditangkap sehubungan dengan serangan itu.

Sejumlah pria bersenjata menembaki stan pengamat di Ahvaz di mana para pejabat berkumpul untuk menyaksikan pawai tahunan menandai dimulainya perang tahun 1980-1988 Iran dengan Irak. Fars dan kantor berita IRNA mengatakan pada hari Senin lima penyerang terbunuh, bukan empat seperti yang dilaporkan sebelumnya oleh media pemerintah. Tubuh penyerang kelima belum diidentifikasi karena dicampur dengan korban lain, kata Fars.

Penjaga Brigadir Jenderal Hossein Salami, dalam pidato yang disiarkan di TV negara bagian, mengatakan bahwa dia akan melakukan pembalasan atas apa yang sudah terjadi. Kantor berita Tasnim mengutip Salami mengatakan “kejahatan yang mengerikan” mengungkap sisi gelap aliansi yang dibuat oleh Amerika Serikat, Arab Saudi dan Israel untuk melawan pengaruh Iran di kawasan itu. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran mengatakan Tehran perlu berbicara dengan tetangganya untuk menghindari ketegangan.

Mattis mengatakan sudah jelas bahwa Iran masih tidak tahu apa yang telah terjadi. Dia menekankan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki pengetahuan sebelumnya bahwa serangan semacam itu mungkin dilakukan.Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, ditanya oleh pewawancara Fox News jika Amerika Serikat memainkan peran apa pun dalam serangan itu, mengatakan: “Ketika Anda memiliki insiden keamanan di rumah, menyalahkan orang lain adalah kesalahan besar.” Hilangnya nyawa tak berdosa itu tragis, tambah Pompeo. Belum ada reaksi dari Arab Saudi atau Israel. Tuduhan terhadap negara-negara Teluk hampir pasti akan memusuhi musuh regional Iran Arab Saudi. Kekuatan super-minyak melancarkan perang untuk mempengaruhi seluruh Timur Tengah, mendukung pihak yang berseberangan di Suriah, Yaman, Irak dan Lebanon.

Author: Clarence Chavez

1 thought on “Mattis Menolak Ancaman Balas Dendam Iran Saat Ketegangan Meningkat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *